Belum Sembuh Kalau Belum Dicium Ibu
Suatu sore di taman kompleks, terlihat
steve sedang bermain bersama teman-temannya. Steve seorang anak laki-laki yang
ceria dan cerdas. Tiada hari tanpa tersenyum. Ia sangat pandai menyembunyikan
perasaannya. Karena lelah bermain, ia pun beristirahat di bawah pohon rindang
di taman itu. Ketika sedang beristirahat, ia melihat seorang temannya sedang
bercanda dan tertawa ria bersama ibunya.
Steve teringat akan mamanya sendiri.
Mama Steve adalah seorang wanita karir dan jarang sekali punya waktu untuk
keluarganya sendiri. Ia tersenyum miris mengingat hal itu. Ia membayangkan jika
ia yang berada dalam taman itu bersama mamanya. Ia pasti akan sangat bahagia.
Ia akan membanggakan mamanya dengan mengatakan bahwa mamanya adalah wanita yang
paling hebat dalam hidupnya. “Aku rindu mama”, Tes… 1 tetes air mata mengalir
di pipinya.
***
Suatu teriakan memecah keheningan di
sore itu. Teriakan seseorang anak yang sedang panik dan kesakitan. Juan segera
melempar Koran yang dibacanya dan berlari ke halaman depan. Ketika Steve yang
sedang menjerit-jerit melihat Juan, Ia berteriak “Papa, panggilkan mama! Aku
mau mama! Aku butuh mama“
Juan segera memberitahukan mama Steve
yang sedang berlari menuju tubuh kecil yang tergeletak di aspal, “Steve yang
berteriak.“
“ Aku tahu, “ kata mama Steve sambil
mengangguk. Bagi seorang ayah, semua teriakan mungkin kedengaran sama saja,
tetapi seorang ibu biasanya mengetahui apakah teriakan itu teriakan anaknya
atau bukan.
Juan hendak menolong Steve, akan tetapi
Steve tidak mau ayahnya melihatnya dalam keadaan luka. Ia tidak mau ayahnya
melihat air matanya, apalagi bekas-bekas darah pada sikunya yang lecet. Ia
segera memeluk mamanya dan berkata, “Jangan pergi-pergi lagi ma… Aku butuh
mama. Aku iri melihat teman-teman ku yang kemana saja selalu ada mamanya di
sampingnya. Aku ingin seperti mereka. Aku ingin main bersama papa dan mama. Aku
rindu mama,”
Mama steve sangat terharu melihat
anaknya. Ia sangat merasa bersalah. Aku sudah menyia-nyiakan anugerah yang Kau
beri Tuhan.. maafkan aku.. maafkan mama Steve. Batin mama Steve. Mama steve
menggendong steve dan menciumnya di dalam pelukannya. “mama berjanji akan
meluangkan waktu untuk Steve.. untuk keluarga kita..” ujar mamanya.
Meskipun Steve sudah berumur tujuh tahun,
ia menghendaki ibunya yang
menggendongnya ke dalam rumah. Ia menghendaki ibunya
mengambil sehelai saputangan agak basah untuk menyeka air matanya dan kotoran
pada lukanya. Ia menghendaki ibunya membalut sikunya dengan perban. Ia
menghendaki ibunya memeluknya dan berbicara kepadanya dengan suara yang lembut
dan penuh perhatian, ia menginginkan ciuman ibunya untuk menyadarkannya bahwa
segala sesuatunya akan menjadi beres kembali dan untuk menyadarkannya bahwa
semua akan baik-baik saja jika ia berada bersama ibunya J
☺
Lots of love
Asri ♥
Label: Iseng :)
PAST • FUTURE
Belum Sembuh Kalau Belum Dicium Ibu
Suatu sore di taman kompleks, terlihat
steve sedang bermain bersama teman-temannya. Steve seorang anak laki-laki yang
ceria dan cerdas. Tiada hari tanpa tersenyum. Ia sangat pandai menyembunyikan
perasaannya. Karena lelah bermain, ia pun beristirahat di bawah pohon rindang
di taman itu. Ketika sedang beristirahat, ia melihat seorang temannya sedang
bercanda dan tertawa ria bersama ibunya.
Steve teringat akan mamanya sendiri.
Mama Steve adalah seorang wanita karir dan jarang sekali punya waktu untuk
keluarganya sendiri. Ia tersenyum miris mengingat hal itu. Ia membayangkan jika
ia yang berada dalam taman itu bersama mamanya. Ia pasti akan sangat bahagia.
Ia akan membanggakan mamanya dengan mengatakan bahwa mamanya adalah wanita yang
paling hebat dalam hidupnya. “Aku rindu mama”, Tes… 1 tetes air mata mengalir
di pipinya.
***
Suatu teriakan memecah keheningan di
sore itu. Teriakan seseorang anak yang sedang panik dan kesakitan. Juan segera
melempar Koran yang dibacanya dan berlari ke halaman depan. Ketika Steve yang
sedang menjerit-jerit melihat Juan, Ia berteriak “Papa, panggilkan mama! Aku
mau mama! Aku butuh mama“
Juan segera memberitahukan mama Steve
yang sedang berlari menuju tubuh kecil yang tergeletak di aspal, “Steve yang
berteriak.“
“ Aku tahu, “ kata mama Steve sambil
mengangguk. Bagi seorang ayah, semua teriakan mungkin kedengaran sama saja,
tetapi seorang ibu biasanya mengetahui apakah teriakan itu teriakan anaknya
atau bukan.
Juan hendak menolong Steve, akan tetapi
Steve tidak mau ayahnya melihatnya dalam keadaan luka. Ia tidak mau ayahnya
melihat air matanya, apalagi bekas-bekas darah pada sikunya yang lecet. Ia
segera memeluk mamanya dan berkata, “Jangan pergi-pergi lagi ma… Aku butuh
mama. Aku iri melihat teman-teman ku yang kemana saja selalu ada mamanya di
sampingnya. Aku ingin seperti mereka. Aku ingin main bersama papa dan mama. Aku
rindu mama,”
Mama steve sangat terharu melihat
anaknya. Ia sangat merasa bersalah. Aku sudah menyia-nyiakan anugerah yang Kau
beri Tuhan.. maafkan aku.. maafkan mama Steve. Batin mama Steve. Mama steve
menggendong steve dan menciumnya di dalam pelukannya. “mama berjanji akan
meluangkan waktu untuk Steve.. untuk keluarga kita..” ujar mamanya.
Meskipun Steve sudah berumur tujuh tahun,
ia menghendaki ibunya yang
menggendongnya ke dalam rumah. Ia menghendaki ibunya
mengambil sehelai saputangan agak basah untuk menyeka air matanya dan kotoran
pada lukanya. Ia menghendaki ibunya membalut sikunya dengan perban. Ia
menghendaki ibunya memeluknya dan berbicara kepadanya dengan suara yang lembut
dan penuh perhatian, ia menginginkan ciuman ibunya untuk menyadarkannya bahwa
segala sesuatunya akan menjadi beres kembali dan untuk menyadarkannya bahwa
semua akan baik-baik saja jika ia berada bersama ibunya J
☺
Lots of love
Asri ♥
Label: Iseng :) PAST • FUTURE
|
The star owner
Hello all.. Welcome to my diary online. Please don't copy anything in here. And if you open my diary online once, keep always open it and don't forget to give your comments about my story in my life. Thank you.. ^^
TALKIE TALKING
" Srikandi Stella Duce 1 Yogyakarta '16 "
FOLLOW
Follow Home
UPDATE STATUS
♥ >
date : NOW
at:10 am
♥ >>
date : 12/12/12
at: 12pm
♥ >> cinderella arrived
date: 1/1/2190
at: 13.12pm
BLOG ARCHIVE;
Things That I love About you :*
Bo?Ring, Ga?Lau ! :p
Persembahan Cinta Untukmu Sahabat ♡
My brother class, my friends, my lovely
My friends, My Family, My brothers and My sister :D
Thank you everybody
Lucky to have them !!
Happy Birthday Father :*
Good Bye brother ! :)
Introduce ::D
|