
|
Tertusuk Anak Panah
Jumat, 10 Januari 2014 • 08.08 • 0 comments Anak panah menusuk jantungkuTerasa bagaikan kayu terkikis hujan Menembus tulangku yang tersusun rapi Mematikan jantungku yang berdetak perlahan Kemudian menghalau sanubariku Untuk kali berikutnya Menangis pilu di bawah cahaya bintang Memudarkan senyum yang berkilau Menciptakan lautan darah di tengah kegelapan Menenggelamkan raga dengan tangis tak henti Memudarkan kilauan mata dengan keredupan rembulan Panah itu kemudian pergi Tersenyum bahagia melihat kayu yang retak Dan menemukan kayu berikutnya Untuk siap ditusukkan lagi Seperti kegelapan di tengah siang Menyakitkan hati yang lembut tanpa seucap kata |
The star owner
![]() TALKIE TALKING
![]() FOLLOW ![]() UPDATE STATUS
♥ >
date : NOW
at:10 am
♥ >>
date : 12/12/12
at: 12pm
♥ >> cinderella arrived
date: 1/1/2190
at: 13.12pm
BLOG ARCHIVE; |